Spencer, Robot di Airport Schipol yang membantu penumpang agar tidak ketinggalan penerbangan

Bandara Schiphol merupakan salah satu bandara yang paling rumit dan termasuk bandara dengan lalu lintas terpadat di dunia. Oleh karena itu, maskapai KLM telah menginvestasikan dalam proyek untuk mengembangkan robot yang akan membantu penumpang agar terhindar dari ketinggalan penerbangan di bandara negeri Belanda itu.

Adalah Spencer, sebuah robot ramah tak bersenjata yang akan diuji di bandara Schipol di akhir November ini. Robot ini diciptakan oleh tim yang menggunakan bahan penelitian dari lima universitas yang berbeda di seluruh Eropa dan sebagian didanai oleh Komisi Eropa.

Spencer dilengkapi dengan peta bandara dan dapat memantau keadaan sekitarnya dengan mengukur jarak ke berbagai penghalang menggunakan sinar laser. Menurut para peneliti, pre-loaded penghalang, seperti dinding dan tangga, tidak akan menjadi masalah bagi robot, dan juga tidak bagi orang.

Itu dilatih untuk memahami perilaku manusia dan tidak akan menghalangi di bandara. Spencer akan untuk dimana dia harus bergerak di sekitar orang-orang yang tengah berjalan.

Spencer juga diprogram layaknya masnusia yang sadar, sehingga akan tahu berapa banyak orang dalam kelompok itu membantu untuk menavigasi dan memeriksa pada interval bahwa semua orang masih di sana.

Apa yang mungkin menjadi masalah meskipun, menurut penciptanya, adalah benda yang tersisa di suatu tempat sementara. Achim Lilienthal, salah satu profesor yang terlibat dalam penelitian, menjelaskan:

Objects that are temporarily permanent so to speak, are the most difficult to work around. We do not know, for instance, how long that luggage trolley will be parked in a particular spot, which makes it harder for the robot to determine its own location. We are working on a general map representation that includes and allows the robot to handle temporarily permanent objects.

Ini akan menjadi salah satu hal yang ingin diplajari oleh tim ketika percobaan pertama dimulai pada 30 November. Percobaan itu diatur untuk bertahan satu minggu dan kemudian tim peneliti akan memanfaatkan data yang dikumpulkan dan menggunakannya untuk membenahi Spencer sebelum resmi diperkerjakan pada bulan Maret 2016.

Silahkan Berkomentar....