Certified, SpaceX kini bisa Luncurkan Satelit Militer dengan Roket Falcon 9

Certified, SpaceX kini bisa Luncurkan Satelit Militer dengan Roket Falcon 9

Menurut Reuters, Angkatan Udara AS telah mensertifikasi Roket Falcon 9 milik SpaceX untuk meluncurkan satelit mata-mata militer. Selama ini, kendali dalam melakukan peluncuran didominasi oleh United Launch Alliance (ULA), sebuah konsorsium Boeing dan Lockheed Martin.

Elon Musk dan SpaceX menghabiskan waktu dua tahun dan biaya lebih dari $ 60 juta untuk mengakuisisi sertifikasi. Sekarang Perusahaan ini akan bersaing untuk memperebutkan porsi sekitar sepertiga dari proyek peluncuran, SpaceX tampaknya tidak akan mampu meluncurkan satelit terbesar sampai roket yang lebih besar yaitu Falcon Heavy – dibangun, diuji, dan disertifikasi tersendiri.

Certified, SpaceX kini bisa Luncurkan Satelit Militer dengan Roket Falcon 9 2

Persaingan antara SpaceX dan ULA sudah panas jauh sebelum sertifikasi saat ini. Gwynne Shotwell, Presiden SpaceX, mengkritik biaya peluncuran yang ditetapkan ULA di depan Kongres pada bulan Maret. “Saya tidak tahu bagaimana membangun sebuah roket $ 400 juta,” katanya. “Daripada [ask] bagaimana aku bisa lebih murah daripada ULA, saya tidak mengerti bagaimana ULA bisa semahal itu.” tambahnya. Seperti dikutip dari The Verge, Pada bulan Januari lalu, SpaceX menggugat Angkatan Udara AS karena telah memberikan monopli kepada ULA.

Kritik lain dari SpaceX yang telah menyebar adalah bahwa ULA biasanya bergantung pada mesin roket yang bersumber ke Rusia. Hal yang akan dilarang oleh Kongres mulai 2019. SpaceX, di sisi lain, membangun hampir semua perangkat Falcon 9 dari awal di Amerika Serikat.

yang akan diberikan pada bulan September, meskipun Boeing dan Lockheed Martin telah mengajukan proposal terpisah. SpaceX dan Boeing juga berlomba untuk menyelesaikan ujicoba pesawat ruang angkasa berawak mereka setelah masing – masing diberikan kontrak terpisah dari “awak komersial” NASA tahun lalu. Salah satu dari dua perusahaan akan menjadi yang pertama untuk membawa astronot ke ruang angkasa menggunakan pesawat ruang angkasa Amerika sejak pesawat ulang-alik dipensiunkan pada tahun 2011.

Silahkan Berkomentar....