Layanan Pos Australia menguji penggunaan Drone dan Printer 3D

Waktu telah berubah dan kini layanan Australia Post sedang dalam masa perubahan tersebut dengan melakukan  perombakan besar dalam hal teknologi.

Mereka mengumumkan percobaan drone untuk melakukan pengiriman yang akan dimulai tahun depan. CEO Australia Post, Ahmed Fahour, mengatakan mengenai layanan ini dalam pembicaraannya dengan para retailer online besar yang ingin fokus untuk pengiriman barang kepada masyarakat daerah. Hal ini diberitakan oleh Australian Financial Review.

Di atas semua itu, mereka juga melihat pengaturan printer 3D dan telah menyiapkan dana sebesar A$ 20 juta (US $ 14 juta) untuk membantu pertumbuhan startups e-commerce. (Ya, siapa tahu kantor pos di Indonesia juga bisa begitu berpikiran maju seperti demikian)

Drone, mirip dengan yang digunakan dalam program Prime Air Amazon, akan mampu membawa paket yang beratnya dua kilogram, dan akan dilengkapi dengan berbagai peralatan – seperti GPS dan mesin cadangan – direncakan dalam melakukan pengiriman, bisa mendarat itu tepat di teras rumah konsumen, seperti yang dikatakan Fahour.

Australia Post juga berharap untuk menginstal printer 3D di kantor, dan Fahour mengatakan mereka melihat bagaimana itu bisa dibuat di masa depan.

“Beberapa hal yang Anda inginkan, seperti barang-barang rumah tangga, bisa dicetak di sana daripada lama menunggu untuk itu,” katanya kepada AFR. “Ini adalah dunia baru, sebuah revolusi teknologi yang jauh berbeda dengan revolusi industri.”

Adapun dalam hal pendanaan startups, Fahour mengatakan Australia Post akan bekerjasama dengan Universitas Melbourne dalam program “Melbourne Accelerator Program,” yang merupakan inisiatif bisnis Melbourne untuk pengusaha pemula. Ini adalah yang pertama dari apa yang diharapkan oleh Australia Post untuk menciptakan banyak kemitraan di seluruh negeri demi mendorong inovasi dalam perdagangan online.

“Jika kita hanya melakukan apa yang telah kita lakukan saat ini, maka bisnis akan turun, karena sebagaian besar warga Australia telah bermigrasi dan menjadi lebih melek digital, dan kami ingin ikut dalam perubahan tersebut.” tambahnya.

Silahkan Berkomentar....