Google batalkan kelanjutan Project Ara

Google telah membatalkan Project Ara, sebuah program ambisius perusahaan yang berencana mengembangkan smartphone modular (rakitan) dengan komponen-komponen terpisah seperti kamera, baterai, dan speaker.

Tentu saja ini merupakan berita yang mengejutkan, khususnya setelah perusahaan tersebut pada bulan Mei lalu mengatakan akan mulai melakukan pengiriman perangkat Project Ara ke para pengembang musim gugur ini

Menurut sumber Reuter, Google telah memutuskan untuk tidak jadi merilis produk tersebut, tetap akan memberikan lisensi Project Ara ke produsen hardware. Google selama ini memang sering melakukan kerjasama dengan para produsen gadget untuk mengembangkan Smartphone Nexyus dan Tablet, jadi hal ini bukanlah sesuatu yang baru. 

Project-Ara

Di internal perusahaan, Project Ara ditangani oleh Google’s Advanced Technology and Projects group, setelah diluncurkan oleh Motorola (yang kemudian diakuisisi oleh Google) tiga tahun yang lalu. 

Ini akan menjadi sangat menarik untuk melihat arah perkembangan smartphone “rakitan”. Puzzlephone mengumumkan awal pekan ini bahwa pengiriman pertama perangkat tidak akan siap tahun ini, karena perlambatan arus kas dalam dana publik yang dilakukan oleh Komisi Eropa untuk proyek.

Sementara itu startup asal Belanda, Fairphone yang berfokus ke pembuatan Handset, mengambil langkah yang berbeda dengan perangkat modular. Mereka mendesain gadgetnya dimana memungkin pengguna untuk memiliki ponsel secara terpisah dan mengganti komponen prosesor saat usang dan melakukan perbaikan dasar sendiri. Perangkat ini tersedia dengan bandrol harga € 525 ($ 588) dan hingga saat ini telah terjual sebanyak 100.000 unit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *